Penting! Jokowi Ingin Indonesia Miliki Hutan Tanaman Energi

JAKARTA – Energi baru dan terbarukan saat ini menjadi salah satu fokus pengembangan dari pemerintah. Hal ini dibutuhkan mengingat semakin menipisnya cadangan energi konvensional jika digunakan secara terus menerus dalam jangka panjang.

Indonesia pun perlu merespons besarnya kebutuhan dalam energi baru dan terbarukan. Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), diharapkan nantinya terdapat hutan tanaman energi di Indonesia.

“Kita butuh ketahanan energi terbarukan, sehingga kita harapkan nantinya ada hutan tanaman energi yang menghasilkan, yang memberikan manfaat ekonomi kepada rakyat,” ujarnya di kompleks Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Menurut Jokowi, banyak hal baru yang bisa dikerjakan dalam mengelola pengelolaan sektor kehutanan. Pengelolaan sektor kehutanan ini pun akan diikuti secara terus menerus oleh Jokowi.

“Saya akan ikuti terus, akan saya cek kalau masih ada yang main-main, awas. Saya hanya titip, hati-hati, kalau sudah saya bilang awas, hati-hati,” ujarnya.

Jokowi pun menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia. Sebab, masyarakat di Indonesia tidak pernah lepas dari alam dalam kehidupan sehari-hari.

“Berkaitan dengan lingkungan, hidup kita orang Indonesia dari dulu sudah bergantung dan menjadi satu dengan alam kita tahu semuanya, ini yang kita tidak boleh lupa. Sebab alam Indonesia ada bagian penting dari identitas kita sebagai orang Indonesia, sebagai manusia Indonesia, dan manusia Indonesia salah kelas satu kesatuan dengan alam, dengan alam Nusantara,” ujarnya.

Seperti diketahui, Jokowi hari ini menghadiri puncak acara peringatan Hari Lingkungan Hidup 2017. Kegiatan ini dilaksanakan di kompleks Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta.

Tema Hari Lingkungan Hidup tahun 2017 adalah ‘connecting people to nature’ atau menyatu dengan alam. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya isu lingkungan, mendorong keterlibatan dan keaktifan masyarakat dalam upaya perlindungan lingkungan.

Pada kesempatan ini, Jokowi juga memberikan penghargaan pada bidang lingkungan hidup dan kehutanan secara simbolis. Jokowi pun sempat melakukan dialog dengan beberapa penerima penghargaan.

Dialog pun dilakukan dengan Anwar, salah penerimaan penghargaan asal Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Melalui penanaman mangrove, Anwar berhasil melestarikan lingkungan pada lahan dengan luas ratusan hektare.

Melalui mangrove, Anwar pun memperoleh penghasilan dari penjualan bibit mangrove. Anwar pun sempat bercerita tentang rumahnya yang ditimpa pohon kayu.

Dialog juga dilakukan dengan Alex, penerima penghargaan asal Jayapura. Alex memperoleh penghargaan karena merawat hutan dan habitat di hutan, khususnya adalah burung cendrawasih.

Kedua penerima penghargaan ini pun memberikan pesan khusus terkait pelestarian alam. Diharapkan, akan semakin banyak pihak yang peduli pada pelestarian alam.

“Saya tidak usah pesan banyak mengenai masalah lingkungan hidup, karena tadi Pak Anwar, Pak Alex sudah menyampaikan banyak hal, yang saya kira bisa menginspirasi kita semuanya betapa pentingnya kita menjaga hutan, menjaga mangrove, menjaga burung cendrawasih dan kekayaan-kekayaan flora dan fauna kita,” ujar Jokowi setelah melakukan dialog dengan penerima penghargaan.
(rzy)