Bambu di Mentawai Dapat Alirkan Listrik untuk Ribuan Rumah

Energi terbaru biomassa bambu di Mentawai, Sumatera Barat, sudah diuji coba dan siap dinikmati oleh masyarakat. Pembangunan pembangkit berlokasi di tiga desa, Madobak dan Matotonan, Kecamatan Siberut Selatan dan Saliguma di Kecamatan Siberut Tengah.

Meski begitu, pihak Millennium Challhenge Account Indonesia (MCAI) selaku pemberi dana hibah belum melakukan serah terima kepada pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Mentawai secara resmi.

“Serah terima ke kita dijadwalkan minggu lalu, karena pihak Bappenas tidak sempat hadir dan Bupati (Mentawai) juga sedang tugas di luar kota sehingga ditunda, itu tergantung waktu beliau (bupati)” kata Wakil Bupati Mentawai, Kortanius Sabeleake saat dihubungi medcom.id, Sabtu, 29 Juni 2018.

Kortanius menjelaskan setelah pengelolaan biomassa diserahkan, maka Pemda akan meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Mentawai mengoperasikan pembangkit listrik itu.

“Kami juga bekerja sama dengan PT PLN (Persero) sebagai penjual arus listrik kepada masyarakat karena kita tidak tidak punya kebujakan untuk menjual arus, yang bisa hanyalah PLN,” kata Kortanius.

Pembangkit biomassa bambu ini berkapasitas sekira 700 KW dan bisa memasuk listrik ke 1.223 keluarga di tiga desa tersebut. Masing-masing rumah akan mendapat 450 Volt Ampere.

“Kalau pemakaian masyarakat besar tentu tidak seimbang, tetapi itu sudah diukur olehpihak biomassa, kalau tidak kenapa bisa hidup, dengan jumlah penduduk desasekian misalnya, mereka sudah tahu berapa kapasitasnya,” kata Kortanius.

Pembangunan pembangkit biomassa bamboo ini sudah dimulai sejak 2013 yang dibiayai melalui hibahMillenium Challenge Account Indonesia(MCAI) dengan kontraktor pelaksana PT. Clean Power Indonesia (CPI). Dananya USD 12,4 juta.

CPI kemudian menggandeng PT Inti Karya Persada Teknik (IKPT) sebagai kontraktor dan PT. Indopower International untuk konsultan penyusun UKL/UPL serta Ekologika sebagai konsultanfeedstock, pembibitan dan penanaman bambu.

Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pembangkit biomassa, bambu akan didapatkan dari masyarakat yang sudah menanam bibitnya di lahan mereka. Bibit dibagikan gratis oleh MCAI. Kebutuhan bambu untuk biomassa ini setiap hari diperkirakan 1,5 kilogram/KwH. Dalam setahun, setidaknya dibutuhkan 6.000 ton bambu. Diperkirakan, luas lahan penanaman bambu sekitar 1.000 hektar. (Alex Rajes)